Selasa, 13 Juli 2010

Penomoran IP address

IP address adalah suatu sistem penomoran (susunan digit-digit angka) yang digunakan sebagai pengalamatan dalam komunikasi atau jaringan komputer. Ada 2 versi penomoran atau penamaan IP address yaitu IP v4 dan IP v6, tetapi dalam artikel kali ini kita hanya akan membahas mengenai penomoran IP v4.
Penulisan IP v4 terdiri dari 32 bit yang disusun menjadi 4 oktet dengan tiap oktet terdiri dari 8 bit. contoh : 192.168.1.1

atau dalam bentuk biner : 11000000 . 10101000 . 00000001 . 00000001

Alamat IP v4 dibagi menjadi 3 kelas utama yaitu kelas A, B, dan C. untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.




Jadi untuk melihat kelas IP tersebut cukup dilihat pada oktet pertama atau 8 bit pertama. contoh :

10.16.10.16 --> kelas A

172.16.0.1 --> kelas B

192.168.1.15 --> kelas C

Aturan penulisan IP :


1. Angka 127 dari alamat IP digunakan untuk loopback, dengan demikian batas kelas A adalah dari 1 s/d 126. Yang dimaksutkan 127 adalah 127.x.y.z.

2. Biner dari Network ID tidak boleh semuanya terdiri atas angka 0 atau 1. Jika kita membuat penomoran ip dengan 255.2.3.4, maka ponomoran itu tidak dibenarkan. Seperti yang telah kita ketahui net ID dari 255.2.3.4 adalah 255, sementara 255 desimal adalah 11111111 biner.

3. Biner dari host ID tidak boleh semuanya terdiri dari angka 0 atau 1. misalnya : 1.0.0.0 (host id semuanya nol)

IP address Lokal :

IP address lokal yaitu IP address yang tidak digunakan di jaringan internet dan diperuntukkan untuk jaringan lokal saja (LAN). Berikut daftar alamat IP lokal dari masing-masing kelas.


10.x.y.z

172.16.y.z -172.31.y.z

192.168.y.z -192.168.255.z


Oleh karena itu komputer lokal disarankan menggunakan nomor tersebut, sehingga jika sebuah komputer lokal direncanakan akan disambungkan ke internet tidak terjadi bentrok 2 nomor yang sama.


Baca juga postingan dibawah ini:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar